f
Tampilkan postingan dengan label Sandi Ovinia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sandi Ovinia. Tampilkan semua postingan
STIKES ICSADA Bojonegoro turut berpartisipasi memperingati Hari TB Sedunia

Kamis, 24 Maret 2016, Stikes Icsada Bojonegoro turut berpartisipasi dalam Peringatan Hari TB Sedunia yang diadakan oleh  TB Care A'isyiyah Bojonegoro. Kegiatan ini diikuti berbagai pihak yang terjun langsung ke jalan-jalan untuk pembagian stiker dan brosur,serta Orasi menggunakan spanduk diberbagai titik jalan raya di Bojonegoro.
     Kondisi TB paru di kota Bojonegoro memang semakin meningkat setiap tahunnya. Ketua TB Care A'isyiyah Bojonegoro mengungkapkan pada tahun 2009-2013 mengalami peningkatan hingga 10,61%. Tentu saja hal ini dapat menimbulkan peningkatan kasus TB yang lebih meluas pada masyarakat Bojonegoro bila tidak diantisipasi mulai sekarang. Pagi ini,hari Kamis 24 Maret 2016 TB Care A'isyiyah Bojonegoro memperingati hari TB sedunia dengan mengadakan kegiatan terjun langsung ke jalan-jalan untuk membagikan stiker dan brosur mengenai Tuberkulosis (TB). Kegiatan ini merupakan upaya penurunan kasus TB Paru di daerah Bojonegoro. Dengan acara sederhana ini diharapkan masyarakat Bojonegoro semakin sadar akan pentingnya kesehatan serta dapat mengubah stigma masyarakat yang masih menganggap bahwa TB merupakan penyakit yang tidak dapatdisembuhkan.
    TB Care A'isyiyah Bojonegoro mengajak berbagai komunitas dan lembaga pemerintah yang terkait untuk turut serta menanggulangi bahaya TB Paru khususnya di daerah Bojonegoro. Berbagai pihak yang turut serta menyukseskan kegiatan tersebut diantaranya ialah Dinas Kesehatan Bojonegoro, RSA Bojonegoro, RSUD Bojonegoro,PPNI, dan PMI UTD Bojonegoro. Tidak lupa juga perwakilan kampus kesehatan seperti Stikes Icsada, Akes Rajekwesi, Akbid Pemkab dan Stikes Maboro. Selain berbagai pihak diatas, Aliansi Pita Merah, Ikatan Pelajar Muhamadiyah Bojonegoro, Ertiga Club Indonesia serta SJBC (Suzuki Jimny Club Bojonegoro) juga ikut berpartisipasi dalam peringatan Hari TB Sedunia tersebut.

    Kegiatan pembagian stiker dan brosur dimulai dari kompleks At Taqwa menuju Perempatan lampu merah Jl. Panglima Sudirman, Jl.Diponegoro, Jl.Rajekwesi, Jl.Veteran ,Jl.Panglima Polim, dan terakhir di Jl. Jaksa Agung Suprapto. Sebagaimana dijelaskan oleh ketua TB Care A'isyiyah Bojonegoro, Ibu Dra. Titin Murtafiah, acara pembagain stiker dan brosur itu merupakan bagian kecil dari rencana peringatan Hari TB Sedunia. Rangkaian acara nantinya dilanjutkan dengan pemutaran jingle ucapan selamat oleh Ketua DPR, Bupati Bojonegoro, dan Ketua PKK Bojonegoro. "Acara ini dilakukan setiap tahun untuk upaya penanggulangan TB di daerah Bojonegoro. Puncak acara peringatan hari TB ini sendiri akan diadakan pada tanggal 5 Mei 2016 berupa kegiatan Senam Bersama di Alun-Alun Bojonegoro." Jelas Ibu Dra. Titin Murtafiah ketika ditemui selepas acara. Dengan berpartisipasinya berbagai komunitas dan lembaga pemerintah daerah diharapkan dapat membantu menekan terjadinya kasus TB Paru dan dapat membebaskan Indonesia dari TB Paru. (Sandi Ovinia Putri)

Selain meningkatkan rasa kekeluargaan, peringatan Harlah LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) ke-2 yang jatuh pada tanggal 28 Februari 2016 juga ingin meningkatkan kreatifitas mahasiswa. Lomba artikel juga diadakan guna melanggengkan idealisme menulis.

    

Pemotongan tumpeng oleh Ketua STIKES ICSADA Bojonegoro
    Bagaimana jadinya jika mahasiswa kesehatan tidak hanya pandai dalam bidang injeksi ataupun merawat pasien? namun juga cakap dalam bidang jurnalistik? hal inilah yang membuat para mahasiswa kesehatan di kampus STIKES ICSADA Bojonegoro atau yang sekarang lebih terkenal dengan sebutan kampus ungu, menjadi berbeda dari mahasiswa kesehatan lainnya,khususnya di daerah Bojonegoro dan sekitarnya. Kampus Stikes Icsada Bojonegoro memiliki organisasi yang bergerak dibidang pers atau media mahasiswa. Organisasi ini di sebut dengan LPM (Lembaga Pers Mahasiswa).
    Minggu, 28 Februari pagi ini, kampus ungu menggelar acara peringatan Harlah LPM ke 2 yang diadakan di ruang Jean Watson kampus STIKES ICSADA Bojonegoro. Acara ini di mulai pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Disusul dengan lomba penulisan artikel dengan tema "Menggagas desain budaya lokal sebagai media belajar berkaitan dengan perubahan moral dan perkembangan psikologis anak" yang dimulai pada hari ini serta akan di umumkan pemenangnya pada acara Workshop yang akan di adakan pada tanggal 16 Maret 2016 mendatang. Peringatan Harlah LPM ke 2 ini di hadiri oleh Ketua STIKES ICSADA Bojonegoro, Bpk. Hasan Bisri, SE.MSA, Pembina LPM Bpk. Muhammad Abdul Qohar, S.sos.I MSI, kemudian Galuh Bakti Prayoga selaku presiden BEM, perwakilan DLM, perwakilan dewan redaksi, perwakilan ukm Ibnu Zurh serta para anggota LPM baik dari generasi pertama sampai ke tiga.
     Ila Munifatuzzahro', selaku ketua pelaksana dalam peringatan harlah LPM 2 ini mengaku bahwa para panitia, khususnya seluruh anggota LPM 2 ingin memberikan warna baru mengenai lomba yang diadakan. Sebab lomba penulisan artikel ini berbeda dengan lomba pada tahun lalu yang mengusung lomba karikatur, fotografi dan juga cerpen. Peringatan harlah ini disiapkan sekitar 3 hari yang lalu dengan harapan dapat berjalan sesuai harapan dan mendapat antusiasme tinggi.
    Acara berlangsung lancar dan penuh makna karena adanya pemotongan tumpeng sebagai bentuk simbolis rasa syukur dan kekeluargaan yang terus di bangun. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh ketua STIKES ICSADA Bojonegoro untuk di berikan kepada Narisma Yulia Wardani selaku pimpinan umum LPM 2.
     Meskipun terkesan sederhana, acara ini juga bertujuan untuk mengingat kembali sejarah berdirinya organisasi LPM di kampus ungu yang baru berusia 6 tahun ini. Berawal dari rasa kekeluargaan yang tinggi serta semangat para mahasiswa dalam menulis khususnya untuk anggota LPM pertama yang dipimpin oleh Fatimatus Zahro yang saat ini menempuh semester 6 prodi S1 Keperawatan. Berkat ke solitan dan kekompakan LPM generasi 1 inilah, kampus ungu telah berhasil menerbitkan 5 majalah yang di sebut MAGIC. Satu diantaranya merupakan hasil kerja dari LPM generasi ke ke 2.
    Karena alasan inilah, dalam sambutan singkatnya tadi, Bpk. Muhammad Abdul Qohar,S.sos.I MSI menekankan bahwa dalam suatu organisasi, tidak ada yang namanya teman. Semuanya adalah keluarga. Ketika ada salah satu keluarga yang memiliki kekurangan, maka anggota keluarga yang lain akan menutupi kekurangan tersebut.Seperti yang terlihat pada pagi hari ini, kerumunan mahasiwa dengan almamater ungu saling bercanda dan berkompetisi untuk menjadi lebih baik. Hari ini merupakan langkah awal bagi mereka untuk membuktikan kualitas yang mereka miliki. Sebab dimanapun mereka berada, mereka harus mampu "menjual diri". Mahasiswa harus memiliki skill yang bisa dijual untuk kepentingan masyarakat. Dalam sambutan lainnya oleh Ketua STIKES ICSADA Bojonegoro, Bpk. Hasan Bisri SE.MSA menyampaikan rasa bangganya terhadap para mahasiswa LPM yang mampu memberikan warna baru dalam dunia kesehatan. Beliau berharap LPM mampu menjadikan kampus ungu mencapai misi dan visi untuk menjadi kampus yang unggul di tingkat regional pada tahun 2019 dan mampu mencetak generasi-generasi yang mempunyai nilai plus dibanding kampus kesehatan lainnya.
    LPM diharapkan mampu menjadi organisasi andalan yang bersaing tidak hanya dilingkungan internal namun juga lingkuan eksternal kampus. Mengingat prestasi-prestasi yang di dapat oleh sebagian besar anggota LPM seperti program PKM maupun PMW yang mayoritas dimenangkan oleh anggota LPM membuktikan bahwa LPM memang pantas untuk di banggakan dan di kembangkan agar memiliki mutu yang bagus baik dari segi akademik maupun wawasan jurnalistik.
    Dari peringatan harlah pertama sampai ke dua ini, bahkan sampai akan memasuki tahun ke 3 perekrutan anggota LPM, rasa yang harus terus ditekankan ialah rasa kekeluagaan. Sebab tidak mudah mengaplikasikan program kerja maupun visi yang ingin dicapai mengingat banyaknya karakter para anggota yang mungkin memiliki sudut pandang berbeda, hal ini juga menjadi salah satu kendala atau kekurangan dalam memajukan LPM selanjutnya, namun dengan optimis pembina LPM mengungkapkan," kekurangan tersebut bukanlah menjadi masalah besar. Kunci dari menulis adalah dari hati. Selama anak-anak masih memiliki rasa semangat dalam menulis, tidak lelah belajar dan sering membaca, maka simbol kreativitas anak-anak tidak akan hilang. Semua anak memiliki karakter yang berbeda, dan leader atau pemimpinpun memiliki ciri khas masing-masing. Ada kalanya mereka menunjukkan sifat manja bahkan mengeluh. Namun kedepannya, LPM harus lebih mandiri dan meningkatkan bobot atau mutu penulisan. Dan semua itu membutuhkan proses yang dimulai dari sekarang." Jelas pak Koko, begitu sapaan beliau ketika ditemui tengah duduk santai seusai acara.
     Pada intinya, LPM akan terus berusaha memberikan warna baru dalam bidang jurnalistik yang di naungi kampus kecil bermimpi besar, STIKES ICSADA Bojonegoro. Di harlah yang ke 2 ini merupakan langkah awal bagi LPM untuk meningkatkan mutu dan kualitas dalam menulis sehingga dapat mencetak generasi-generasi yang kreatif, mandiri dan berwawasan luas. Semangat ungu yang terus melaju dalam darah seluruh anggota LPM akan terus berproses menjadi lebih baik lagi. Dirgahayu LPM kampus ungu yang ke 2!

IBNU ZURH, STIKES ICSADA BOJONEGORO
    Pagi itu,cuaca dingin menusuk tulang secara perlahan. Namun dinginnya masih dapat ditahan untuk menjalankan aktivitas hari ini. Ada yang spesial dibalik cuaca dingin nan redup yang menggelayuti langit Kampus Ungu, Stikes Icsada Bojonegoro. Hari itu, tepat tanggal 24 Desember 2015, yaitu hari maulid nabi besar kita, Nabi Muhammad SAW. Stikes Icsada Bojonegoro menggelar acara peringatan hari maulid nabi secara sederhana dan penuh makna. Acara berlangsung pukul 08.30 WIB di ruangan Jean Watson,lantai 1, Kampus Stikes Icsada Bojonegoro.
    Ruangan yang inshaallah menjadi berkah sebab selalu digunakan untuk acara-acara yang positif dan membangun. Peringatan maulid nabi tersebut diselenggarakan oleh salah satu UKM kampus ungu, IBNU ZURH. UKM Kerohanian yang belum lama berdiri di kampus ungu. Ibnu Zurh diketuai oleh mahasiswa semester 3 prodi s1 keperawatan bernama Ahmad Syarozi. Dengan penuh semangat, ia selalu mengibarkan bendera dakwah dilingkungan kampus. Bekerja sama dengan rekan-rekan semester 1,akhirnya dalam waktu yang tergolong singkat,Ibnu Zurh dapat menggelar acara peringatan maulid nabi dengan lancar dan sukses.
    Acara tersebut di beri tema,"GEMA MAULID NABI, STIKES ICSADA SEMAKIN ISLAMI". Mengundang penceramah dari ds.Ngraseh, Dander, Bpk. K.H Abdul Khanif. Acara sederhana ini,dihadiri oleh Ketua Stikes Icsada dan Ketua Yayasan Darma Cendekia Husada Bojonegoro. Tak lupa juga beberapa dosen dan karyawan pun turut berpartisipasi dalam suksesnya acara ini.
    Ada beberapa tampilan/performance dari rekan-rekan semester 1 prodi S1 Keperawatan dan semster 3 prodi D3 Kebidanan.Salah satunya ialah penampilan Qadrah,sholawatan, dan Dhibaiyah. Acara semakin semarak sebab para personil telah berupaya latihan maksimal sebelum acara dimulai. Bahkan salah satu dosen kampus turut andil dalam sholawatan.
    Dalam acara inti, yaitu ceramah oleh K.H Abdul Khanif, beliau menyinggung masalah revolusi mental yang semakin mengkhawatirkan pada zaman modern seperti sekarang ini. Beliau juga mengkritik metode pembelajaran di instansi pendidikan yang kebanyakan hanya berorientasi pada bidang akademik dan duniawi. Sedangkan masalah akhlak dan agama justru di kesampingkan. Beliaupun berpesan kepada para mahasiswa Stikes Icsada Bojonegoro senantiasa meningkatkan ketaqwaan dan bersiap menjadi pemimpin masa depan yang bukan hanya pandai masalah kesehatan namun juga berbudi luhur dan meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW.
    Dalam momentum kali ini, saya merasa beruntung dapat ikut andil dalam suksesnya acara sebagai pembawa acara. Jujur, saya sangat gugup dan sedikit malu sebab saya belum berpengalaman membawakan acara-acara islami seperti ini. Namun alhamdulillah, proses belajar kali ini akan menjadi semangat saya supaya menjadi lebih baik. Selamat Hari Maulid Nabi :). Allah bersama kita semua :).
Syar'i is more than just mode

   
    Aku diam, bukan berarti aku tanpa usaha untuk memilikmu. Namun dalam diamku inilah justru usahaku untuk memilikimu. Yaitu dalam hamparan sajadahku di sepertiga malam.Diamku bukan berarti bisu. Enggan melihatmu bukan berarti aku buta. Tidak mendengar kata-katamu bukan berarti aku tuli atau tak peduli. Dan acuhkan setiap pesan darimu bukan berarti aku ingin menjauh...
    Dalam diam, aku hanya berharap pada Tuhan.Tak mengapa aku tak menyebut namamu ditempat umum. Cukuplah aku menyebut namamu disetiap lafadz doaku. Aku menyayangimu dalam keikhlasanku, sebab aku tak pernah tahu apakah namamu yang tercatat didalam lauhul mahfudz untukku ? Bila memang benar tercatat, Tuhan akan mempermudah jalan kita dimasa depan. Namun bila tidak tercatat, Tuhan akan memberi pengganti yang sesungguhnya.
Tuhan maha membolak-balikkan hati hambanya. Janjinya pasti.... kehalalan hubungan ini yang aku tunggu... wahai calon imam... dimanapun kamu berada....
Sabtu, 28 November 2015 Kampus Ungu, Stikes Icsada Bojonegoro menggelar acara yang bisa dibilang megah dan berkesan bagi para keluarga kampus ungu tersebut. Yakni acara pengukuhan dan pelantikan Wisudawan/wisudawati NERS pertama kampus ungu. Acara ini berlangsung meriah di Hotel Kebanggan Bojonegoro, Dewarna Hotel. Acara yang dihadiri bapak wakil bupati Bojonegoro, Ketua PPNI Jawa Timur, Ketua PPNI Bojonegoro, serta segenap tamu undangan yang lain. Selain itu, saya bersama teman-teman yang lain merasa sangat beruntung dapat ikut menjadi bagian dari acara menarik ini. Kami menjadi Regu paduan suara ketika acara berlangsung. Banyak lagu yang kami bawakan dengan sangat bersungguh-sungguh. Diantaranya lagu kebangsaan, padamu negeri, mars dan hymne stikes icsada, mars PPNI serta lagu daerah bojonegoro seperti bojonegoro matoh dan ayo bojonegoro. Semoga Stikes Icsada semakin Jaya dan berkembang menjadi kampus kesehatan yang unggul dan kompetitif di tingkat regional pada tahun 2019....amiin :)
Perawat, Malaikat Tanpa Sayap
Semangat yaaa buat semua masyarakat Bojonegoro..... Berikut ini sekedar sharebeberapa  akun pemerintahan di daerah Kab. Bojonegoro:

1. Twitter Mantan Bupati Bojonegoro : @pakdekarwo1950

2. Twitter Bupati Bojonegoro : @kangyotoBjn

 3. Twitter Pemkab Bojonegoro : @pemkab_bjn

4. Twitter Dinas Pekerjaan Umum : @pu_bojonegoro

5. Web Dinas Kesehatan Bojonegoro : http://dinkesbojonegoro.net/ dan Dinkes Bojonegoro

6. Twitter RSUD SOSODORO DJATIKOESOEMA Bojonegoro : @rsudsosodoro







     Selain akun pemerintahan Bojonegoro, berikut ini akus resmi Kampus Ungu, STIKES ICSADA BOJONEGORO jl. Dr. Wahidin............... Rame-rame berkunjung yuk :)

1. Web Stikes Icsada : stikes.icsada.ac.id

2. Twitter Stikes Icsada : @stikesicsadabjn

3. Twitter Bem STIKES Icsada : @BEMstikesicsada




 Semoga bermanfaat ketika kalian mencari info tentang Kampus Ungu dan Pemerintahan Bojonegoro ya teman-temaaan .............






Budayakan Baca


    Bagi sebagian orang, menulis ide-ide yang mereka miliki memang sedikit sulit. Permasalahannya ialah mungkin mereka tidak tahu cara mengawali cerita atau karangan mereka. Padahal sebenarnya mereka memiliki ide dan gagasan yang menarik jika dapat diulas dan dikemas dalam bentuk yang disukai banyak orang. Salah satu kendala mereka ialah, mereka merasa tidak percaya diri dan enggan mencoba. Berikut ini beberapa tips sederhana bagi kalian para pemikir yang mampumenemukan hal kreatif, namun sulit diungkapkan :

    1.Budayakan baca 

  Membaca,tanpa kita sadari akan menjadi guru terhebat kita. Dengan membaca banyak buku, kita akan secara tidak langsung memiliki banyak kosa kata dan pengalaman yang nantinya akan mempermudah kita dalam menulis.

    2.Memulai dari yang paling sederhana

        Belajar menulis dimulai dari diri sendiri. Kita tidak perlu enyewa guru les atau khawatir dengan hasil tulisan kita. Mulailah dari praktek menulis sederhana contohnya membuat buku harian dan semacamnya.

       3.Jangan malu bercerita dan Berbagi

        Dengan aktif bercerita dan berbagi pengalaman, kita akan memupuk rasa percaya diri dan kemahiran dalam komunikasi. Hal ini juga berperan dalam mempermudah kita untuk mengarang.

     4. Jelek? jangan takut

        Jika kita sudah berani menulis dan menunjukkan hasil karya tersebut kepada teman atau orang lain, jangan takut dihina, diledek ataupun diremehkan Hasil tulisan yang belum sempurna adalah proses kita untuk maju. Dengan sindiran ora

ng-orang, kita akan lebih termotivasi.

      5. Jangan berhenti Mencoba!

        Ini hal yang paling penting untuk penulis pemula. Biasanya kita akan malas jika sudah tidak mendapatkan ide atau bahkan putus asa karena hasil tulisan kita biasa saja atau bahkan tidak dihargai. Jangan menyerah,inspirasi bisa datang dimana dan kapan saja. Jika kita merasa gagal, kita harus bangkit.Tidak penting sepanjang apa, sebagus apa hasil tulisan kita, yang penting adalah kita bisa bermanfaat bagi orang lain dan belajar hal yang positif.

    Ingat, Tulisan itu tidak berhenti di satu kepala saja, Ia bisa lebih kuat dari peluru, sebab ia dapat menembus daya pikir kita. Terus mencoba !.Jangan Berhenti Berproses Menjadi Lebih baik ^^



 
ExxonMobil di STIKES ICSADA

MIGAS ADA, UNTUK MEMBAGIKAN SUMBER ENERGI
BUKAN MEMBAGIKAN MASKER PELINDUNG DIRI

            Minyak bumi merupakan bahan bakar fosil yang mudah terbakar dan sebagai sumber energi utama bagi kehidupan manusia.Berjuta tahun yang lalu, banyak zat sisa dari hewan maupun tumbuhan yang tertimbun didalam kerak bumi dan mengalami tekanan serta suhu yang tinggi dan akhirnya membentuk suatu senyawa yang dinamakan minyak bumi.
            Sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, minyak bumi sangat dibutuhkan oleh setiap elemen kehidupan. Dengan minyak bumi, segala aktivitas manusia di dunia ini serba cepat, mudah dan efektif. Namun semua itu tidak lantas membuat minyak bumi menjadi sumber daya alam yang aman dan nyaman.
            Sudah menjadi rahasia umum bahwa lingkungan perminyakan atau pengambilan minyak bumi ialah tempat bekerja yang mengandung banyak resiko. Dunia migas menjadi ajang perebutan lowongan kerja bagi sebagian orang dikarenakan tingginya gaji dan faktor yang lain. Hal ini biasanya berlaku di daerah yang memang memiliki potensi kandungan minyak bumi yang tinggi. Dunia migas ialah dunia kerja yang padat modal, padat resiko dan tanggung jawab.
            Salah satu hal yang dapat mengancam keaman para pekerja salah satunya ialah Gas H2S. Gas H2S terbentuk akibat adanya penguraian zat-zat organic oleh bakteri. Zat ini dapat ditemukan di lingkungan migas, pembuangan limbah industri,dll. Rumus kimia dari H2S ialah gas hydrogen sulfide yang terbentuk dari 2 unsur  hydrogen dan 1 unsur sulfur. Gas h2s juga disebut dengan zat asam atau uap bau. Gas ini memiliki sifat membakar kulit dan beracun. Bahkan bias langsung membuat sang korban jatuh pisan.
            Seperti yang dilansir oleh www.antarajatim.com, bahwa sempat terjadi insiden mengenai bocornya gas h2s di area migas Lap. Sukowati, Ds. Ngampel, Kec. Kapas, Kab. Bojonegoro tepatnya pada tanggal 13 Januari  2014 pkl. 17.55 WIB. Terdapat salah satu sumur yang bocor dan akhirnya mengeluarkan zat h2s.
            "Gas beracun H2 S yang keluar dari sumur minyak Sukowati mengakibatkan yang menghirup pingsan, serta lainnya mual-mual dan mengalami pusing," jelas Kapolsek Kapas AKP Suprijono, di lokasi kejadian.Ia menjelaskan bocornya sumur minyak Sukowati 29 di lapangan B, disebabkan ada batang besi dari atas "rig" terjatuh yang kemudian menimpa mulut sumur.
Ketika itu, katanya, ada sejumlah pekerja yang melakukan pekerjaan membongkar "rig", karena pengeboran sumur minyak 29 yang dilakukan Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB PPEJ) sudah selesai."Karena mulut sumur minyak tertimpa batang besi menjadi terbuka, sehingga mengeluarkan gas beracun H2S selama beberapa menit," ujarnya.
Di lokasi kejadian salah satu pekerja yang bernama Ayat pingsan dan menderita luka memar di kepala karena terjatuh dari ketinggian sekitar lima meter.Yang jelas, kondisi bocornya sumur minyak Sukowati 29 sudah terkendali, sebab sudah berhasil ditutup kembali oleh para pekerja. Sementara itu, Ketua RT 3 Desa Ngampel, Kecamatan Kapas Komari menambahkan dampak bocornya sumur minyak Sukowati 29 mengakibatkan belasan warga RT 3 yang rumahnya hanya berjarak sekitar 400 meter dari lapangan B sempat menghirup gas yang keluar dari sumur minyak.
Belasan warga, katanya, mengalami mual-mual, muntah dan kepala pusing, bahkan salah satu warganya yang bernama Sumiyati (42), pingsan."Warga sudah memperoleh pengobatan dari petugas medis JOB PPEJ termasuk memperoleh pembagian masker," jelasnya.
 Field Admint Superintendent JOB PPEJ Basit Syarwani menjelaskan pihaknya masih akan meneliti penyebab terjadinya kebocoran di sumur minyak Sukowati 29. "Kami secepatnya melaporkan kejadian ini kepada SKK Migas," jelasnya. (Didik Kusbiantoro,www.antarajatim.com)
Disamping membawa keuntungan ekonomi bagi perusahaan, pekerja serta daerah  penghasil migas, terdapat berbagai ancaman nyawa terkait resiko pekerjaan. Salah satunya ialah gas H2S tersebut. Selain menjadi peringatan, insiden tersebut harusnya menjadi evaluasi dari pengelola perusahaan itu sendiri. Bagaimana dan mengapa insiden tersebut bisa terjadi?.
            Hal seperti inilah yang menjadi PR besar para pengusaha dalam menjalankan pekerjaan mereka. Bahwa disamping keuntungan materil, keamanan serta terjaminnya kualitas alat pengaman dalam lingkungan kerja menjadi prioritas utama.
Dibutuhkan kedisiplinan, ketelitian, serta kesadaran juga dari para pekerja dan pemimpin perusahaan dalam bekerja. Kelalaian saat melaksanakan pekerjaan dapat berdampak fatal. Sesepele apapun itu, keamanan adalah nomor satu. Jaga lingkungan disekitar dan jangan membahayakan mereka. Minimalisir kebocoran gas H2S agar mereka baik pekerja maupun orang diluar sana, tidak ikut terkena dampak buruk dari zat asam yang disebabkan dari kurangnya keamanan kerja para pengelola perusahaan. Bagikan pada mereka sumber energi, bantu mereka menikmati aktivitas dengan aman, nyaman dan kondusif. Jangan bagikan pada mereka masker pelindung zat h2s yang dapat mengganggu serta melumpuhkan aktivitas mereka.

             
           
Nama   : Sandi Ovinia Putri
TTL    : Tuban, 24 April 1997
Alamat : Ds. Ngampel,kec.Kapas,kab.Bojonegoro

always laugh


 Usia saya saat ini 18 th. Orang-orang disekeliling saya sering memanggil dengan nama Sandi. Kesan pertama
mereka ialah pasti nama seorang pria. Sedikit aneh memang, tapi saya bangga dengan nama saya. Saya tidak memiliki
banyak kelebihan yang dapat saya banggakan. Tapi menurut saya, kita tidak perlu memiliki banyak kelebihan untuk bermanfaat
bagi orang lain. Prinsip saya adalah, sebisa mungkin tidak merepotkan orang, menolong semampu saya dan berbagi hal yang
saya bisa. Karena saya yakin, bahagia itu bukan karena memiliki banyak kelebihan yang dapat dipamerkan. Tapi bahagia itu
adalah dapat diterima dan disayangi banyak orang. Bahagia itu hidup penuh syukur. Mensyukuri yang sudah ada,dan tidak menunggu
yang tidak ada.
 Kegemaran saya sejak kecil ialah membaca. Saya merasa saya bisa memiliki banyak pengalaman dengan membaca tanpa harus
bepergian ke tempat-tempat yang jauh. Hal tersebut memotivasi saya dalam menulis. Saya bahkan sering menulis puisi, cerpen maupun pengalaman hidu.
Saya juga sempat mengirimkan beberapa tulisan saya pada suatu koran daerah, ta[i tidak berhasil dimuat. Saya bukannya menyerah/atau malas berusaha
hanya saja saya belum memiliki kesempatan dalam berbagai aspek. Seperti tehalang biaya, koneksi dan juga waktu.
 Tapi sebenarnya yang terpenting ialah bukan dimuat atau tidaknya karya saya. Yang terpenting ialah saya bisa bahagia dengan menulis,
saya bisa menumbuhkan semangat hidup saya dengan menulis. Cita-cita saya ingin menjadi seorang psikolog. Saya sangat tertarik dengan ilmu kejiawaan dan
kepribadian seseorang. Namun mewujudkan cita-cita itu memang tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Ada banyak alasan mengapa saya tidak kuliah mengambil jurusan psikolog.
 Saat ini saya akan bersungguh-sungguh belajar menjadi seorang perawat yang tanggap dan peduli. Perawat yang
dapat bermanfaat bagi banyak orang, perawat yang tidak membedakan para pasiennya. Dan perawat yang benar-benar mensyukuri profesinya.
Cita-cita saya yang lain ialah memiliki banyak teman dan sahabat yang merasa senang dan nyaman bergaul dengan saya, dan juga bersama-sama menjadi pribadi y
yang tidak malu hidup sederhan!.....



BY: Sandi Ovinia
                                               Al quran dan Sains (Orbit Alam Semesta)
  
" Dan dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar
didalam orbitnya." (Al Anbiyaa:33). Disebutkan pula dalam ayat yang lain,bahwa matahari tidak diam, tetapi bergerak dalam orbit
tertentu." Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan sang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui."
(Yasiin:38).
    Fakta yang disampaikan dalam al quran in telah ditemui melalui kajian pakar astronomi dizaman kita. Menurut per
kiraan para ahli astronomi, matahari bergerak dengan kecepatan luar biasa sehingga 720 kilometer sejam kearah bintang Vega
dalam sebuah orbit yang disebut Solar Apex.
    Ini berarti matahari bergerak sejauh kurang lebih 17.280.000 kilometer dalam sehari. Bersama matahari, semua planet
dan satelit dalam sistem gravitasi matahari ini juga berjalan menempuh jarak ini. Dan juga semua bintang dialam semasta ini
dalam satu pergerakan yang terancang.
    Sebagaimana komet-komet lain di alam raya, seperti komet Halley juga bergerak mengikuti orbitnya yang telah ditetapkan.
Keseluruhan alam semesta yang dipenuhi oleh lintasan dan orbit seperti ini dinyatakan dalam al quran sebagai berikut:
" Demi langit yang mempunyai jalan-jalan." (Adz Dzaariyat:7)
    Terdapat lebih kurang 200 billion galaksi dialam semesta yang masing-masing terdiri dari hampir 200 bintang.
Sebagian besar bintang-bintang ini mempunyai planet dan sebagian besar planet-planet ini memiliki bulan. Semua benda
langit tersebut bergerak dalam garis peredaran menurut peraturan yang sangat telti.
    Selama jutaan tahun masing-masing seolah berenang sesuai orbitnya dalam keserasian dan peraturan yang sempurna.
Orbit dialam semesta tidak hanya dimiliki oleh benda angkasa. Galaksi-galaksi pun berjalan dalam kecepatan luar biasa
dalam suatu garis peredaran yang terhitung dan terancang.
    Dapat dipastikan bahwa pada saat al quran diturunkan manusia tidak memiliki teleskop masa kini ataupun periskop
dan teknologi canggih lainnya untuk mengamati ruang angkasa berjarak jutaan kilometer. Tidak pula pengetahuan fisik
ataupun astronomi modern.
    Karena pada masa itu tidak mungkin untuk mengatakan secara ilmiah bahwa ruang angkasa dipenuhi lintasan dan orbit sebagaimana dinyatakan dalam
tersebut. Akan tetapi hal ini dinyatakan secara terbuka kepada kita dalam al quran yang diturunkan pada masa itu. Karena sudah jelas, Al quran ialah kalam Allah.
                           
                                 "Jokowi Si Tukang Kayu"

    Ada banyak hal menarik yang dapat kita temukan dari membaca. Selain pengalaman baru, kita juga dapat mengetahui kehidupan serta perjalanan hidup tokoh-tokoh
penting. Nah, pada hari selasa lalu, 13 Oktober 2015, kampus Stikes Icsada Bojonegoro atau yang lebih akrab disebut sebagai Kampus Ungu karena nuansa gedung serta
seragam para mahasiswanya yang serba ungu menggelar acara Bedah Buku yang diadakan oleh LPM (Lembaga Pers Mahasiswa).
    Pada acara tersebut,buku yang dibahas ialah buku pengalaman hidup bapak presiden kita, Bpk. Joko Widodo dalam buku yang berjudul "Jokowi Si Tukang kayu".
Pada buku ini dijelaskan bahwa pak Jokowi memiliki 3 saudara perempuan. Perjalanan hidup bapak Jokowi tidak seindah dan semewah yang orang-orang pikir. Ayahnya yang
bernama Noto Miharjo ialah seorang tukang kayu yang mendidik pak Jokowi untuk selalu peduli dengan keluarga. Hal tersebut membentuk kepribadian pak Jokowi menjadi
seorang pekerja keras. Pak Jokowi memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar.
    Selain itu, pak Jokowi ialah sosok yang sederhana, pemikir, dan Nrimo ing pandum. Masa kecil beliau begitu keras. Bahkan beliau dan keluarganya sempat di-
gusur dari rumah mereka sendiri dengan alasan tanah yang mereka tempati adalah tanah milik negara. Makan satu piring dimakan ber empat pun sudah menjadi hal yang
basa bagi pak Jokowi. Bahkan saat sekolah, pak Jokowi belajar hanya ditemani lampu sentir sebagai penerangan. Namun beliau tetap semangat dalam meraih ilmu.
    Hal seperti inilah yang patut kita contoh. Kita sebagai generasi muda yang tengah hidup pada zaman dimana semuanya serba cepat, canggih, mudah dan modern.
Kita harusnya memiliki semangat belajar yang lebih besar. Ketika usia sekolah ini, pak Jokowi memiliki sahabat yang dijuluki 3 serangkai. Mereka adalah Giman, Harno
dan joko.Dulu mereka sering menghabiskan waktu bersama, contohnya memancing di bantaran Kali Anyar.
    Saat usia remaja, pak Jokowi dikenal sebagai anak yang sopan dan disiplin. Beliau selalu ingat pesan dari orang tua maupun paman-pamannya. Beberapa pesan yang
sampai sekarang masih diingat beliau ialah:
1. Dadi wong jowo, ojo lali jawane ( Jangan melupakan kebudayaan)
2. Adigang, adigung, adiguno ( Jangan merasa menjadi yang terkuat, yang terhebat)
3. Kudu menungsaake menungso ( Menghargai sesama, memperlakukan manusia sesuai hak mereka)
    Masa remaja pak Jokowi sangat gemar dengan gaya-gaya dan musik rocker. Meskipun begitu,beliau tetap menjadi pemuda yang rajin beribadah dengan baik. Pak
Jokowi juga sangat menghargai kegiatan keagamaan di kota kelahirannya, Solo. Hingga akhirnya beliau menkah dengan ibu Iriana. Ada sebuah kalimat yang menarik,:
" KETEGASAN, JIWA PANTANG MENYERAH HARUS SELALU MENGIRINGI LANGKAH KITA UNTUK TERUS MELAJU."
Banyak sekali sikap-sikap terpuji yan patut kita tiru. Jadilah generasi bangsa yang tidak cepat menyerah, sederhana, cerdas dan religius. ^^
  Bedah Buku di Kampus Ungu

Flickr Images

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sandi Ovinia Putri

Tulisan tidak hanya berhenti di satu masa dan hanya satu kepala.
Tulisan bisa lebih kuat dari pada peluru, sebab ia mampu menembusa daya pikir kita.

Popular Posts