f

Mencintai Dalam Diam, Menyayangi Dalam Keikhlasan

/
0 Comments
Syar'i is more than just mode

   
    Aku diam, bukan berarti aku tanpa usaha untuk memilikmu. Namun dalam diamku inilah justru usahaku untuk memilikimu. Yaitu dalam hamparan sajadahku di sepertiga malam.Diamku bukan berarti bisu. Enggan melihatmu bukan berarti aku buta. Tidak mendengar kata-katamu bukan berarti aku tuli atau tak peduli. Dan acuhkan setiap pesan darimu bukan berarti aku ingin menjauh...
    Dalam diam, aku hanya berharap pada Tuhan.Tak mengapa aku tak menyebut namamu ditempat umum. Cukuplah aku menyebut namamu disetiap lafadz doaku. Aku menyayangimu dalam keikhlasanku, sebab aku tak pernah tahu apakah namamu yang tercatat didalam lauhul mahfudz untukku ? Bila memang benar tercatat, Tuhan akan mempermudah jalan kita dimasa depan. Namun bila tidak tercatat, Tuhan akan memberi pengganti yang sesungguhnya.
Tuhan maha membolak-balikkan hati hambanya. Janjinya pasti.... kehalalan hubungan ini yang aku tunggu... wahai calon imam... dimanapun kamu berada....


You may also like

Tidak ada komentar:

Flickr Images

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Sandi Ovinia Putri

Tulisan tidak hanya berhenti di satu masa dan hanya satu kepala.
Tulisan bisa lebih kuat dari pada peluru, sebab ia mampu menembusa daya pikir kita.

Popular Posts